Sabtu, 22 Juli 2017

Pengaruh Media Sosial Terhadap Bullying

Pengaruh Media Sosial Terhadap Bullying - Sosial media merupakan sebuah media dimana aetiap orang bisa menyampaikan pendapat,berbagi dan ide tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu. Tetapi dengan adanya media sosial malah membawa pengaruh negatif. Salah satu dampaknya yaitu kasus bullying. Bullying bisa diartikan mengintimidasikan orang lemah baik individu maupun kelompok.

Bullying bisa dilakukan secara verbal baik itu psikologis dan fisik. Misalnya menindas,mencela,mengancam,mengucilkan maupun menyebarkan aib.

Pengaruh Media Sosial Terhadap Bullying

Dalam sebuah penelitian mengenai cyberbullying and self esteam mengatakan bahwa orang yang melakukan pembulian ialah orant yang mempunyai kepribadian otoriter dan ingin menguasai penuh korban yang menjadi targetnya.

Bullying Media Sosial Telah Menjadi Masalah Serius

Biasanya orang yang suka menindas memiliki rasa iri,benci atau dendam. Selain itu,mereka menganggap orang lain tidak ada artinya dibanding mereka sendiri. Untuk memuaskan hasratnya,mereka mencari kelemahan atau sesuatu yang berbeda untuk menjadi bahan buliannya misalnya agama,fisik,budaya, atau materi.

Pengaruh sosial media sangatlah rentang terhadap bullying, dia akan mudah berkomentar kasar ataupun melakukan hal negatif lainnya. Dampak bagi korban yang mengalami hal itu dia akan kehilangan kepercayaan diri,depresi,trauma bahkan yang paling miris dia akan mengakhiri hidupnya.

Ada sebuah kasus di India,Seorang gadis remaja memutuskan bunuh diri setelah mengalami cyberbullying oleh teman facebooknya. Pemuda teraebut menyebarkan fitnah dengan cara, membuat profil facebook palsu dan mengedit poto gadis tersebut yang kemudian membuat postingan ke arah negatif. Postingan tersebut menuliskan bahwa remaja wanita mencari teman tiduk untuk diajak berhubungan badan, lengkap dengan nomor telepon korban yang dapat dihubungi.

Tidak lama kemudian,banyak yang mengajak wanita itu berhubungan intim. Karena saking banyaknya panggilan masuk ke telepon genggamnya, akhirnya dia memutuskan gantung diri. Sungguh sayang sekali padahal korban bisa melaporkan ke pihak berwajib.

Mereka yang mengintimidasi melalui internet tidak memikirkan dampak buruk pada sasaran bullyingnya. Kisah nyata tersebut menjadi pelajaran bagi kita,bahwa perilaku cyberbullying lebih menyakitkan daripada di dunia nyata. Penindasan secara terus-menerus dapat menghilanglan tingkat kepercayaan diri serta mengganggu mental mereka yang mengalami itu.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon